28 September 2011

HUT ke 51, Karang Taruna Banten bagikan bantuan alat olahraga

26 September merupakan hari yang paling bersejarah bagi Karang Taruna, 51 Tahun lalu, tepatnya 26 September 1960 organisasi sosial ini untuk pertama kalinya dibentuk di Kampung Melayu, Jakarta. Berbagai kegiatan sosial biasanya digelar oleh pengurus Karang Taruna diberbagai tingkatan untuk memperingati hari jadinya ini. Kegiatan-kegiatan terkait Ulang Tahun Karang Taruna biasanya dikenal dengan istilah BBKT atau Bulan Bhakti Karang Taruna.

Memperingati momentum bersejarah lahirnya organisasi berlambang Bunga Teratai ini, pada tanggal 26 September 2011 Pengurus Daerah Karang Taruna Provinsi Banten menyelenggarakan acara Temu Konsultasi yang digelar di Gedung Pemuda, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Acara ini diikuti oleh pengurus tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan. Hadir pula para undangan diantaranya jajaran pejabat Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga serta pengurus KNPI Provinsi Banten.

Disamping menggelar dialog seputar ke-Karang Taruna-an, pada acara Temu Konsultasi ini juga diberikan bantuan dari Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah berupa Alat Olahraga kepada 92 pengurus Karang Taruna tingkat Kecamatan se-Provinsi Banten. 92 paket bantuan alat olahraga ini masing-masing terdiri dari perlengkapan Tenis Meja, Volley, Bulu Tangkis, Sepakbola dan Catur.

Kepala Bidang Pengembangan Kepemudaan Dispora Banten, Deden Apriyandhi yang mewakili Gubernur dalam sambutannya mengatakan Karang Taruna Provinsi Banten diharapkan memaksimalkan peran dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat dengan menciptakan kemandirian pemuda berbasis wirausaha. "Ibu gubernur mengharapkan, dengan bertambahnnya usia Karang Taruna, organisasi sosial kepemudaan ini bisa tambah terasa keberadaannya di masyarakat" imbuhnya.

Dijelaskan Deden, untuk mewujudkan hal tersebut, Gubernur juga meminta agar Karang Taruna bekerja semakin professional. "Profesional disini berarti Karang Taruna harus langsung terjun ke masyarakat dan menjadi pelopor untuk membangun daerahnya," ujar dia. "Semoga bantuan ini dapat menggelorakan semangat kepeloporan Karang Taruna. Karena menjaga kesehatan jasmani merupakan salah satu prasarat bagi terdorongnya semangat kewirausahaan, yang merupakan ruh Karang Taruna," lanjut Deden.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Banten Andika Hazrumy mengatakan, salah satu esensi dari peringatan HUT Karang Taruna ini adalah tumbuh kembangnya jiwa kesetiakawanan didada para pengurus Karang Taruna. "Semangat kesetiakawanan sosial yang telah ditanamkan didada kita sejak 51 tahun yang lalu, hingga saat ini terus terpupuk dan tumbuh subur dalam perilaku kita, yang pada akhirnya mendorong kita untuk senantiasa berjuang secara ikhlas dan terus menerus bagi kesejahteraan masyarakat," kata Andika.

Dikatakan, perjuangan organisasi yang dipimpinnya tersebut kedepan akan semakin berat, pasalnya, masalah-masalah sosial juga semakin rumit dan kompleks. "Hal ini lumrah karena didaerah manapun, persoalan-persoalan sosial selalu muncul sebagai implikasi dari sebuah proses pembangunan," jelasnya. Kendati demikian, kata dia, pihaknya yakin dan percaya bahwa semangat serta kesetiakawanan yang telah tertanam didada, tidak akan melunturkan dan menghentikn langkah Karang Taruna untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. "Untuk itu, mari kita pupuk terus semangat itu, kita pererat persatuan, dan kita perkuat perjuangan agar keberadaan kita benar-benar bermakna bagi masyarakat, bangsa dan negara serta agama,” tutup Andika.