01 Januari 2011

HKSN 2010, momentum memelihara nilai-nilai kesetiakawanan sosial

Setiap tanggal 20 Desember, selalu diperingati sebagai Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Hari Sosial atau Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini diperingati sebagai momentum untuk menumbuhkembangkan dan melestarikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial untuk didayagunakan sehingga menjadi bagian dari sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari, bermasyarakat dan berbangsa.

Selain itu juga untuk mendayagunakan peran aktif masyarakat luas, khususnya masyarakat mampu secara berkelanjutan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang dalam mengatasi dan menanggulangi permasalahan sosial. Berdasarkan hal tersebut, bertepatan pada hari Senin tanggal 20 Desember 2010, dilaksanakan Peringatan Puncak Acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional bertempat di Sirkuit Sentul, Bogor.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Sosial RI DR. Salim Segaf Al Jufri, MA, dan dihadiri pula oleh Gubernur Jawa Barat Bapak H. Ahmad Heryawan, Duta Besar dari negara sahabat, Bupati/Walikota Kabupaten Bogor, para pejabat pemerintah, TNI, POLRI, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi sosial/lembaga swadaya masyarakat, unsur generasi muda, lembaga pendidikan, dunia usaha, media massa, relawan sosial maupun warga masyarakat lainnya. Acara dibuka oleh Wakil Presiden RI Bapak Prof. DR. Boediono beserta Ibu Herawati Boediono.

HKSN tahun ini mengusung tema “Meningkatnya Kesetiakawanan Sosial Akan Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Sosial”, berlangsung dengan sangat meriah. Berbagai atraksi dipertontonkan seperti Prosesi Penerjunan Bendera Pataka KSN dan Bendera Lambang 33 Provinsi, Penyerahan Bendera Pataka oleh Pasukan Paskibra Kabupaten Bogor kepada Gubernur Yogyakarta sebagai simbol untuk penyelenggaraan HKSN tahun 2011, Simulasi kampung Siaga Bencana oleh Pasukan TAGANA dan Demonstrasi Keterampilan Mengendarai Mobil dan Motor.

Selain itu, acara juga diisi dengan Pemberian Penghargaan Prestasi TK. Nasional dan Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Menteri Sosial disaksikan Wakil Presiden RI kepada 3 (tiga) orang Pekerja Sosial Berprestasi TK Nasional tahun 2010, Pemberian Penghargaan Pembina Karang Taruna Terbaik TK. Nasional tahun 2010, Pemberian penghargaan kepada Karang Taruna Berprestasi TK. Nasional tahun 2010, Organisasi Sosial Berprestasi TK. Nasional tahun 2010, Pekerja Sosial Masyarakat Berprestasi TK. Nasional tahun 2010, Santunan kepada 10 (sepuluh) orang ahli waris Relawan yang gugur pada Bencana Gunung Merapi tahun 2010, Pemberian Penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Karya Satya, Penyerahan Bantuan dan Sarana Penanggulangan Bencana untuk 33 Provinsi oleh Wakil Presiden RI kepada Bupati Kabupaten Bogor serta Bantuan Bahan Bangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Peringatan Puncak Acara HKSN dan Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Bulan Oktober 2010 ini dilandasi oleh jiwa dan semangat Kesetiakawanan Sosial Nasional yang bertitik berat pada hasil dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas, terutama penyandang masalah sosial serta warga masyarakat yang kurang beruntung. Pada akhir sambutannya, Menteri Sosial RI merasa yakin bahwa kita mampu mengatasi berbagai masalah sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat jika dilandasi oleh semangat dan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dari seluruh elemen masyarakat. Kesetiakawanan Sosial Nasional merupakan panggilan dari hati nurani, bukan hanya slogan semata.

*sumber: depsos.go.id