13 Desember 2010

Karang Taruna Larangan Indah sukses kembangkan Alat Permainan Edukatif

Berbagai ide kreatif terus dihasilkan oleh para penggiat Karang Taruna di pelosok Banten, salah satunya adalah Alat Permainan Edukatif yang di produksi oleh para remaja dibawah binaan Karang Taruna Larangan Indah, Kota Tangerang. Mereka berhasil menciptakan gagasan kreatif dan mengembangkannya menjadi potensi usaha yang mampu menjadi lapangan kerja bagi generasi muda setempat.

Alat Permainan Edukatif (APE) yang terbuat dari bahan kayu yang diproduksi para remaja di Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, ternyata banyak diminati sejumlah toko mainan anak dan para pengelola sekolah dini seperti BKB, PAUD dan TK di DKI Jakarta. Hingga kini mereka menjadi pelanggan tetap.

Thamrin, Manajer Markering APE dengan merek Atham Toys, Kamis (8/7/2010), mengatakan pasaran APE di Jakarta permintaannya tinggi. Hal itu karena saat ini tengah berkembang lembaga sekolah anak usia dini. Jadi disamping para pemilik toko mainan anak-anak, para pengelola sekolah tersebut pun langsung memesan.

”Memilih mainan kayu ini memang keuntungannya banyak yakni akan membantu interaksi anak dan orangtua, merangsang imajinasi, perkembangan otak melalui motorik kasar, motorik halus dan juga kemampuan kognitifnya,” beber pria yang sebelumnya bekerja sebagai marketing di salah satu perusahan elektronik terkemuka.

Thamrin menyatakan akan mengusahakan pasaran APE buatannya bisa menembus Kota Tangerang. Apalagi kegiatan produksinya berada di Larangan Indah yakni di Jl.Buntu RT 06/09 No. 60. Disamping itu keberadaan BKB dan PAUD pun kini tengah berkembang.

Sementara Buchori Muslim, Kepala Produksi APE Atham Toys, mengungkapkan kegiatan pembuatan APE sudah berjalan dua tahunan. Remaja yang aktif memproduksi APE adalah dibawah binaan Karang Taruna Kelurahan Larangan Indah. Dalam sehari mereka yang terdiri dari 5 orang itu bisa menghasilkan 40 piecs APE atau 1000 piecs dalam sebulan.

Jenis mainan yang dibuat antaralain APE advance alphabet terdiri dari; hijaiyah diri, belajar baca, balok iqro, dan alphabet diri. Kemudian reguler alphabet yang terdiri dari; puzzle alphabet angka dan puzzle angka. Bahan untuk membuat APE adalah dari limbah kayu. Sementara alat pendukungnya yakni cat, amplas, lem, kompresor dan mesin pemotong.

Adi Kurniadi, Ketua Karang Taruna Kelurahan Larangan Indah, mengharapkan agar Pemerintah Kota Tangerang khususnya dinas terkait mendukung modal dan pemasarannya. ”Karena bila didukung akan banyak remaja di sini yang bergabung memproduksi APE,” katanya.