12 Oktober 2010

Pedoman Pelaksanaan HARI SUMPAH PEMUDA ke-82 Tahun 2010

PEDOMAN PELAKSANAAN
PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE - 82
TAHUN 2010


I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sumpah Pemuda telah memberikan semangat dan motivasi baru bagi bangsa ini untuk memperjuangkan nasib dan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang berdaulat. Untuk memberikan makna yang lebih dalam akan arti penting sebuah momentum sejarah, bangsa ini perlu merekonstruksi dan mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Sebagai bagian dari proses sejarah, jiwa, dan semangat Sumpah Pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan ditengah perubahan zaman. Reaktualisasi jiwa dan semangat Hari Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai upaya serius dalam menjaga integritas, karakter bangsa, dan semangat nasionalisme ditengah berbagai persoalan yang melanda bangsa ini, baik yang datang dari dalam negeri maupun sebagai akibat dari interaksi global.

Reaktualisasi jiwa dan semangat Sumpah Pemuda dimaknai sebagai upaya untuk menjaga integritas dan jati diri bangsa ditengah interaksi global. Globalisasi sebagai bagian dari perkembangan peradaban umat manusia merupakan fenomena yang tidak bisa ditampik, kehadirannya merupakan realitas sejarah yang harus diterima. Interaksi global akan sangat berpengaruh pada upaya membangun kembali jati diri bangsa. Oleh karenanya eksistensi bangsa ini dimasa depan akan sangat ditentukan oleh seberapa jauh bangsa ini mampu berdiri sama tegak dengan negara-negara lain dalam dinamika kehidupan internasional. Dalam kaitan ini upaya untuk membangun kembali jati diri bangsa haruslah didasarkan pada kemampuan nasional untuk membangun kompetensi bangsa sehingga mampu bersaing di era global. Kompetensi dan daya saing merupakan bagian integral dari karakter bangsa yang harus terus diperkokoh.

Bangsa Indonesia perlu menandaskan bahwa karakter bangsa merupakan elemen yang perlu diperkokoh, melalui penguatan kualitas pemuda Indonesia dengan ciri-ciri memiliki jati diri, memiliki wawasan dan jiwa nasionalis-religius yang kuat, berjiwa patirotik, dan berkehidupan mandiri yang senantiasa berpegang teguh pada komitmen untuk tetap bersatu dan berdaulat dibawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diperkuat dengan kuatnya kesadaran dan semangat membangun peradaban bangsa yang unggul.

Dalam tatanan aplikasi, karakter bangsa sebagai pemaknaan Hari Sumpah Pemuda tahun 2010 menjadi konsentrasi utama untuk memperkokoh karakter pemuda Indonesia terkait dengan : (1) pembangunan akhlak anak bangsa yang baik; (2) pendidikan budi pekerti dan kesantunan yang baik; (3) berpikir positif dalam kehidupan; (4) kuat dan tegar menghadapi tantangan, cobaan, dan ujian; (5) yakin diri, tidak sombong dan tidak takabur; (6) disiplin; (7) inovatif; (8) rukun; dan (9) memiliki solidaritas, kesetiakawanan yang berfungsi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Memaknai nilai-nilai Sumpah Pemuda yang terjabar dalam Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa adalah Indonesia. Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun 2010 ini dimaknai sebagai upaya pembangunan karakter bangsa yang dilandasi oleh nilai-nilai kebangsaan yang baik untuk mewujudkan peradaban bangsa Indonesia yang Unggul.

B. Dasar
  1. Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
  2. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  3. Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
  4. Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional;
  5. Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2005 tentang Perencanaan Pembangunan Nasional;
  6. Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan;
  7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2005-2010;
  8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;
  9. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Kabinet Indonesia Bersatu II;
  10. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Kementerian/Lembaga;
  11. Peraturan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Nomor 193 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga RI;
  12. Keputusan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Nomor 0381 Tahun 2010 tentang Panitia Nasional Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010.
C. Tujuan
  1. Mewariskan nilai-nilai, jiwa, dan semangat Sumpah Pemuda 1928.
  2. Menumbuhkembangkan karakter dan memperkokoh jatidiri bangsa.
  3. Mendorong pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dalam kebhinekaan.
  4. Memacu pemuda sebagai pelopor utama dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
D. Sasaran
  1. Meningkatnya semangat pemuda dalam mengimplementasikan nilai-nilai sumpah pemuda.
  2. Meningkatnya daya saing pemuda yang berkarakter kebangsaaan.
  3. Terbangunnya rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  4. Terwujudnya pemuda yang rela berkorban dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
E. Ruang Lingkup Pedoman

Ruang lingkup pedoman ini meliputi penyelenggaraan, program, kegiatan, serta ketentuan umum dan ketentuan khusus pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda ke-82 Tahun 2010, sebagai acuan penyelenggaraan bagi Instansi Pusat, Daerah, Perwakilan RI di Luar Negeri, Lembaga Pendidikan, Organisasi Kepemudaan, Lembaga Swasta, dan Lembaga lainnya.


II. PENYELENGGARAAN

A. Tema dan Sub Tema

1. Tema Utama:

“ Bangun Karakter Pemuda Demi Bangsa Indonesia Yang Maju dan Bermartabat “

2. Sub Tema :
  • Sumpah Pemuda sebagai momentum menuju pemuda yang disiplin, inovatif, unggul dan mandiri.
  • Perkokoh solidaritas dan kesetiakawanan nasional pemuda untuk kejayaan bangsa.
  • Bangun budi pekerti yang mulia sebagai karakter unggul pemuda Indonesia.
  • Jadikan momentum Sumpah Pemuda untuk memperkuat semangat dan gerak dalam menghadapi segala tantangan bangsa.
  • Dengan semangat Sumpah Pemuda, pemuda siap menjaga harmonisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Pemuda siap menjadi pelopor dalam menjaga keutuhan NKRI.
  • Wujudkan pemuda yang pantang mundur dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
  • Mewujudkan pemuda yang berkapasitas dan berdaya saing
  • Wujudkan pemuda berfikir positif dalam menghadapi dinamika berbangsa dan bernegara.
  • Tumbuhkembangkan kepedulian pemuda terhadap kelestarian hidup yang berkelanjutan.
B. Karakteristik

Kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 Tahun 2010 bercirikan :
  1. Mencerminkan jiwa, semangat, dan nilai-nilai Sumpah Pemuda 1928.
  2. Menumbuhkembangkan dan memperkokoh karakter dan jatidiri bangsa.
  3. Dilaksanakan dengan kesederhanaan yang lebih mengutamakan fungsi dan manfaat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 Tahun 2010.
  4. Dilaksanakan dengan memberikan kesempatan luas kepada pemuda untuk berpartisipasi aktif.
  5. Dilaksanakan dengan memberikan manfaat untuk memperkokoh karakter dan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

III. PROGRAM DAN KEGIATAN

Program dan Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 Tahun 2010 meliputi :

A. Sosialisasi dan Publikasi.
  1. Menyusun, mencetak, dan mendistribusikan Buku Pedoman.
  2. Menghimbau Instansi Pusat, Daerah, Perwakilan RI di Luar Negeri, Lembaga Pendidikan, Organisasi Kepemudaan, Lembaga Swasta, dan Lembaga lainnya untuk melaksanakan upacara bendera pada tanggal 28 Oktober 2010.
  3. Menghimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada tanggal 28 Oktober 2010.
  4. Menghimbau stasiun Radio dan Televisi untuk mengumandangkan lagu-lagu wajib nasional dan mars pemuda berkenaan dengan momentum Peringatan Sumpah Pemuda.
  5. Mempublikasikan rangkaian kegiatan peringatan HARI SUMPAH PEMUDA ke-82 melalui media cetak dan elektronik.
  6. Menghimbau Instansi/Lembaga Pemerintah, Lembaga Swasta dan Masyarakat untuk membuat spanduk, leaflet, pamflet, brosur dan bentuk media publikasi lainnya.
B. Rangkaian Kegiatan.
Rangkaian kegiatan yang dimungkinkan untuk dapat dilaksanakan sebagai berikut :

1. Karsa dan Cipta Pemuda.
  • Karsa dan cipta pemuda melalui pekan kreativitas pemuda sebagai berikut :
  • Pameran 82 Tahun Hari Sumpah Pemuda.
  • Pameran hasil usaha pemuda.
  • Forum dan Pameran Nasional Wirausaha Pemuda Indonesia.
  • Gelar Karya SP-3.
  • Pemilihan Pemuda Andalan Nusantara (PANDU)
  • Lomba Kreativitas Pemuda: 1) SP-3 Berprestasi. 2) Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi. 3) Lomba Bisnis Plan Pemuda. 4) Pemilihan Pemuda Pelopor. 5) Apresiasi Pemuda Berprestasi di bidang IPTEK dan IMTAQ.
  • Festival Lagu-lagu Pemuda.
  • Pemberian Penghargaan kepada: 1) Tokoh Pemuda. 2) Budayawan Muda. 3) Pengusaha Muda. 4) Pencipta Lagu Anak-anak dan Lagu Perjuangan Pemuda. 5) Tokoh Masyarakat.
2. Bakti Sosial.
  • Bakti Sosial Pemuda.
  • Pekan Bakti Pramuka.
  • Donor darah dan pengobatan gratis.
  • Gerakan bakti penghijauan pemuda.
3. Program Partisipasi Pemuda.
  • Kemah Kepemimpinan Pemuda.
  • Pemberian Beasiswa kepada putera-puteri pejuang.
  • Lomba Lukis Perjuangan.
  • Kampanye penanggulangan penyalahgunaan NARKOBA, HIV/AIDS dan peduli kamtibmas.
  • Kampanye anti pornoaksi dan pornografi.
  • Pelatihan Manajemen Organisasi Kepemudaan.
4. Ikrar Pemuda Indonesia
  • Ikrar Kebangsaan Pemuda Indonesia.
  • Ikrar Kebangsaan Pemuda Lintas Agama.
  • Ikrar Kebangsaan Pemuda Lintas Etnis.
  • Ikrar Kebangsaan Pemuda Daerah Perbatasan, Terpencil dan Tertinggal.
5. Konferensi Pemuda.
  • Dialog Kepemimpinan Pemuda Tingkat Nasional.
  • Dialog Pemuda Tingkat Kabupaten, Provinsi, Regional dan Nasional.
  • Dialog Pemuda Lintas Agama.
  • Sarasehan Lintas Generasi.
  • Seminar Nasional Kepemudaan.
  • Workshop Kewirausahaan Pemuda.
6. Olahraga.
  • Gerak jalan.
  • Sepeda sehat.
  • Senam pemuda.
  • Senam massal.
  • Olahraga tradisional.
  • Lomba Lari 10 K
7. Festival/Pagelaran Seni dan Budaya.
  • Pagelaran Wayang Pemuda
  • Pagelaran seni dan budaya tradisional/nasional.
  • Festival Musik.
  • Festival Teater.
  • Lomba Cipta Lagu Patriotik
  • Lomba Paduan Suara dan Band Mahasiswa
  • Keroncong Pemuda Indonesia
8. Bulan Bahasa dan Sastra 2010.
  • Lomba penulisan cerpen.
  • Lomba Baca Puisi.
  • Lomba Karya Tulis Kepemudaan di media massa.
9. Napak Tilas Jejak Pahlawan.
10. Renungan Jiwa dan Do’a Pemuda.


IV. KETENTUAN-KETENTUAN

A. Umum

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 diselenggarakan secara nasional di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan pada perwakilan RI di luar negeri. Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 wajib diselenggarakan oleh lembaga pemerintah dan non pemerintah, organisasi kepemudaan, LSM, lembaga pendidikan dengan mengikuti Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 yang diterbitkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda diselenggarakan secara terarah dan terpadu dengan membentuk panitia pada setiap tingkatan, dimulai dari tingkat Pusat sampai tingkat Kecamatan.
  1. Panitia Nasional Peringatan Hari Sumpah Pemuda dibentuk melalui Surat Keputusan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI.
  2. Panitia Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan dibentuk melalui Surat Keputusan Gubernur, Bupati/Walikota dan Camat setempat.
  3. Panitia Perwakilan RI dibentuk melalui Surat Keputusan Kepala Perwakilan RI setempat.
  4. Kepanitiaan sebagaimana dimaksud pada huruf a sampai c dapat menyertakan unsur organisasi kepemudaan.
  5. Kepanitiaan yang diselenggarakan oleh organisasi atau lembaga non pemerintah, dibentuk oleh pimpinan organisasi yang bersangkutan.
B. Khusus

1. Upacara Bendera

Acara pokok peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 dilaksanakan dalam bentuk Upacara Bendera dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Sifat Upacara: Khidmat dan sederhana
2. Hari, Tanggal: Kamis, 28 Oktober 2010
3. Waktu: Pukul 08.00 waktu setempat
4. Tempat: Lapangan terbuka
5. Susunan acara:
  • Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
  • Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara.
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan ”INDONESIA RAYA”.
  • Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Pembina Upacara.
  • Pembacaan Teks Pancasila oleh Pembina Upacara, diikuti oleh seluruh peserta upacara.
  • Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945 oleh Petugas.
  • Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 oleh Petugas.
  • Menyanyikan lagu “SATU NUSA SATU BANGSA”.
  • Penyerahan Penghargaan diiringi lagu “BAGIMU NEGERI”.
  • Amanat Pembina Upacara.
  • Menyanyikan lagu “BANGUN PEMUDI PEMUDA”.
  • Pembacaan Do’a.
  • Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara.
  • Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
  • Upacara selesai.

6. Apabila oleh karena satu dan lain hal, upacara tidak dapat dilakukan di lapangan terbuka, maka dapat dilaksanakan di ruang tertutup dengan Bendera Merah Putih yang sudah dipasang terlebih dahulu (pengibaran bendera tidak dilaksanakan). Acara pokok diikuti dengan penyesuaian seperlunya.

7. Upacara tingkat nasional/pusat dilakukan oleh masing-masing instansi pemerintah/swasta tingkat nasional. Tingkat Provinsi/Kabupaten/ Kota/Kecamatan dilaksanakan oleh pemerintah daerah/organisasi/lembaga swasta setempat. Di luar negeri dilaksanakan oleh masing-masing kantor perwakilan RI setempat.

8. Pembina upacara tingkat nasional dilakukan masing-masing pimpinan instansi pemerintah/swasta tingkat nasional. Tingkat Provinsi/kabupaten/kota/kecamatan, dipimpin oleh Gubernur/Bupati/Walikota/Camat setempat. Untuk organisasi/lembaga/swasta/ lembaga pendidikan/lembaga non-pemerintah lainnya, pembina upacara dipimpin oleh pimpinan masing-masing. Di luar negeri dipimpin oleh Duta Besar/Kepala Perwakilan RI setempat.

9. Naskah Pidato Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI pada saat upacara bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 dibacakan oleh Pembina Upacara. Naskah pidato terlampir didalam Buku Panduan atau dapat diakses melalui website Kemenpora: www.kemenpora.go.id

2. Acara Puncak HARI SUMPAH PEMUDA

Acara Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 secara nasional diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertempat di Kota Surakarta (Solo). Hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda diatur lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri.

V. PENUTUP

Pedoman pelaksanaan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini disusun untuk dijadikan acuan dalam keseluruhan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2010 ini.

Jakarta, 04 Oktober 2010


sumber: www.kemenpora.go.id