17 Oktober 2010

Makna Lambang Daerah Provinsi Banten


MAKNA LOGO
  • KUBAH MASJID, melambangkan kultur masyarakat yang agamis. Bintang bersudut lima, Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • MENARA MASJID AGUNG BANTEN, melambangkan semangat tinggi, yang berpedoman pada petunjuk Allah SWT.
  • GAPURA KAIBON, melambangkan Daerah Propinsi Banten sebagai pintu gerbang peradaban dunia, perekonomian dan lalu lintas internasional menuju era globalisasi.
  • PADI BERWARNA KUNING BERJUMLAH 17 dan KAPAS BERWARNA PUTIH BERJUMLAH 8 TANGKAI , 4 KELOPAK BERWARNA COKLAT, 5 KUNTUM BUNGA melambangkan Provinsi Banten merupakan daerah agraris, cukup sandang pangan. 17-8-45 menunjukkan Proklamasi Republik Indonesia.
  • GUNUNG BERWARNA HITAM, melambangkan kekayaan alam dan menunjukkan dataran rendah serta pegunungan. Badak bercula satu, melambangkan masyarakat yang pantang menyerah dalam menegakkan kebenaran dan dilindungi oleh hukum.
  • LAUT BERWARNA BIRU, dengan gelombang putih berjumlah 17 melambangkan daerah maritim, kaya dengan potensi lautnya.
  • RODA GERIGI BERWARNA ABU-ABU BERJUMLAH 10, menunjukkan orientasi semangat kerja pembangunan dan sektor industri.
  • DUA GARIS MARKA BERWARNA PUTIH, menunjukkan landasan pacu Bandara Soekarno Hatta, lampu bulatan kuning (beacon light) melambangkan pemacu semangat mencapai cita-cita.
  • PITA BERWARNA KUNING, melambangkan ikaatan persatuan dan kesatuan masyarakat Banten.
  • SEMBOYAN "IMAN TAQWA" sebagai landasan pembangunan menuju Banten Mandiri, Maju dan Sejahtera.

MAKNA WARNA
  • MERAH - keberanian
  • PUTIH - suci, arif dan bijaksana
  • KUNING - kemuliaan, lambang kejayaan dan keluhuran
  • HITAM - keteguhan, kekuatan dan ketabahan hati
  • ABU-ABU - ketabahan
  • BIRU - kejernihan, kedamaian dan ketenangan
  • HIJAU - kesuburan
  • COKLAT - kemakmuran